Wawancara Kerja – 10 Hal yang Harus Dipersiapkan

Kali ini Cerdaskan.ID akan memuat artikel mengenai 10 hal yang harus dipersiapkan saat akan wawancara kerja. Ketika kamu dipanggil untuk wawancara kerja, tentunya perisiapan yang matang perlu diperhatikan.

Bagi kamu yang akan melakukan wawancara kerja, yuk simak artikelnya supaya kamu lebih siap dan percaya diri ketika diwawancara!

Pendahuluan

Ketika kita masuk ke dunia kerja atau mengambil pekerjaan yang diinginkan, salah satu syarat masuknya harus melewati tahapan wawancara kerja. Biasanya proses ini ditakuti oleh beberapa orang. Karena memang wawancara penuh dengan tekanan dan stres. Apalagi bagi kamu yang memang pertama kali mengikuti seleksi kerja, tentunya akan menambah tekanan pada diri.

Perhatikan hal yang harus kamu persiapakan saat wawancara kerja. Source: Pexels.com

Dalam sesi wawancara kerja, terutama di perusahaan akan dilakukan oleh bagian recruitment atau Human Resources (HR). Mereka akan menggali informasi yang diperlukan tentang diri kamu. Sehingga perlu kamu catat bahwa tahapan interview bukan sebuah ujian.

Baca juga: Panduan Membuat Curriculum Vitae (CV) yang Menarik

Kamu tidak perlu belajar dengan membaca buku. Kamu hanya perlu mempersiapkan diri, berlatih berkomunikasi, memahami apa yang mereka cari, dan mengetahui potensi apa yang dimiliki diri kamu, pekerjaan yang akan dituju, dan perusahaan yang akan dituju. Kemudian kamu perlu mengkomunikasikan dengan baik dan jelas pesan yang ingin kamu sampaikan.

Yuk simak artikel ini supaya proses wawancara kerja kamu berjalan dengan efektif.

10 Hal yang Harus Dipersipakan Saat Wawancara

Berlatih Menjawab Pertanyaan dengan diri sendiri dan orang lain

Persiapan yang harus banget kamu lewati yaitu latihan. Latihan bisa berupa menjawab pertanyaan orang lain seputar diri kamu atau hal lain. Ketika begitu, kamu bisa menjadikan ini sebagai ajang meningkatkan gaya dan kemampuan komunikasi kamu jadi lebih efektif. Selain itu juga untuk lebih mengasah kemampuan, kamu bisa berlatih pertanyaan yang sering keluar dalam interiew. Kamu bisa meminta orang terdekat kamu untuk berlatih bersama.

Baca juga: Tips Penting Mengerjakan Soal Tes CPNS Supaya Kamu Lulus

Di samping itu, kamu juga bisa mencoba memperkenalkan diri di depan cermin. Kamu bisa mencoba berlatih komunikasi di depan cermin karena disinyalir akan meningkatkan kepercayaan diri. Kamu akan lebih aware tentang kelemahan dan kelebihan diri. So, persiapkan diri kamu dengan terus berlatih sehingga diri kamu terbiasa dengan wawancara.

Latihan memperkenalkan diri

Coba memperkenalkan diri secara efektif pada interviewer. Source: Pexels

Pertanyaan yang sering keluar dari wawancara keja yaitu perkenalan diri. Kamu pasti diminta oleh HR yaitu perkenalan diri. Cobalah berlatih perkenalan diri seefektif mungkin. Efektif yang dimaksud seperti mengucapkan apa yang perlu disampaikan. Sehingga kamu tidak terlihat jumawa atau tidak terlalu inferior pada diri.

Ungkapkan Kelebihan dan Kekurangan dengan Sopan

Oleh karena itu, memperkenalkan diri merupakan suatu hal yang perlu kamu garis bawahi. Kamu bisa berlatih di depan cermin juga untuk ini. Sehingga kamu bisa menilik gerak-gerik diri dan cara komunikasinya. Atau juga kamu bisa menambah referensi teknik perkenalan dengan membeli bukunya atau searching di internet.

Baca juga: Bagi Kamu yang Ingin Melamar Kerja, Panduan Membuat Surat Lamaran Kerja Ini Bisa Jadi Rujukan

Oh iya, ketika kamu ditanya apa kelebihan dan kekurangan diri, kamu harus bisa menjelaskannya. Jangan harap pewawancara akan menyelidiki lebih jauh tentang diri kamu di luar dari CV dan wawancara ini. Coba ungkapkan dengan sopan juga jangan jumawa dan jangan merendah. Let’s practice guys!

Coba cari tahu perusahaan dan posisi yang akan dilamar

Perusahaan tentunya menginginkan pekerja yang terkualifikasi sesuai persyaratan. Di samping itu perusahaan juga pasti menginginkan mereka yang serius ingin bekerja di perusahaannya bukan yang hanya sekedar mencoba-coba. Tingkat keseriusan dalam melamar pada sebuah perusahaan bisa diukur dengan seberapa tahunya kamu pada perusahaan yang dituju. Mengetahui iklim kerja sebuah perusahaan akan menguntungkanmu dalam berprestasi di lingkungan tersebut.

Baca juga: Masih penasaran dengan FGD? Yuk Simak Contoh Kasus Focus Group Discussion dan Penyelesaiannya

Selain itu, keseriusan kamu melamar kerja bisa dilihat dari paham atau tidaknya pada posisi yang akan dilamar. Ketika kamu serius dan paham terhadap posisi yang akan dilamar, kamu akan dinilai mengharapkan pekerjaan tersebut dan terkesan sungguh-sungguh. Sehingga akan menambah ketertarikan pewawancara terhadap kamu.

Perhatikan pakaian yang dipakai

Seragam formal yang digunakan oleh pekerja. Source: Pexel.com

Penampilan merupakan inti penilaian dari cover. Penampilan juga merupakan faktor pertama yang dilirik dan persepsi pertama kali orang terhadap kamu. Karena dengan penampilan bisa menghantarkan interviewer pada halo effect (Baca: Halo Effect). Dengan penampilan juga bisa mencerminkan sikap diri kita. Selain itu, berpakaian yang rapih akan mempengaruhi jalan dan hasil interview itu. Interviewer aka menrasa nyaman jika kamu memakai baju yang rapih. Selan itu juga kamu akan terlihat berwibawa dan mencerminkan keseriusan dalam bekerja.

Bawa fotocopi CV kamu di setiap sesi wawancara

Kamu bisa membawa salinan CV di setiap interview. Bawalah tas untuk kebutuhan kamu. Karena kemungkinan jika HR lupa membawa atau menyimpan CV kamu, kamu bisa memberikan salinan CV yang dibawa. Jangan lupa bawalah satu pulpen sebagai persiapan seperti bawa payung sebelum hujan wkwk

Usahakan tepat waktu

Tepat waktu dalam wawancara merupakan poin penting yang harus kamu penuhi. Ketika kamu tepat waktu, kamu akan lebih mudah dan memiliki waktu banyak mencari lokasi tempat kerja. Berikan spare waktu juga untuk kemacetan jalan atau sesuatu terjadi diluar perencanaan yang bisa mengganggu jalannya wawancara,

Usahakan tepat waktu. Source: Ghipy

Baca juga: Apasih Focus Group Discussion (FGD) Itu ?

Kamu juga bisa beradaptasi dengan suasana lingkungan tempat wawancara. Sehingga bisa lebih memiliki waktu untuk mengurangi nervous atau tegang. Dengan kamu tepat waktu pula akan menambah poin lebih supaya lebih terkesan serius dan menghargai sesi wawancara ini.

Positif thinking and stay calm

Selalu berpikir positif merupakan hal yang wajib kamu terapkan dalam wawancara. Dengan berpikir positif akan membebaskan kamu dari kegugupan wawancara. Bahayanya jika kamu gugup dan banyak berpikir negatif, kamu akan mengacaukan strategi yang sudah dipersiapkan. Ini sangat bisa terjadi, karena ketika gugup kita cenderung tidak berpikir luas.

Baca juga: Apasih Leaderless Group Discussion (LGD) Itu? Yuk Simak Contoh Kasusnya!

Ketika kamu tepat waktu juga, kamu bisa menghabiskan menenangkan diri dan berkontemplasi di tempat tunggu wawancara. Kamu juga bisa ke kamar mandi terlebih dahulu, untuk sekedar membasuh muka agar lebih terlihat fresh dan siap.

Perhatikan sopan santun saat berbicara dan berperilaku

Kesantunan dalam berbicara juga harus kamu perhatikan loh. Tidak hanya dalam berbicara, sikap kamu harus menunjukan rasa hormat kepada interviewer. Coba ketuk pintu sebelum masuk, lalu ucapkan salam. Selanjutnya jangan lupa meminta izin kepada yang ada di dalam ruangan untuk duduk. Jangan hanya selonong masuk secara sembrono lalu langsung duduk. Kamu terkesan tidak menghargai orang lain.

Selain itu diusahakan untuk tetap senyum selama sesi wawancara dan sebisa mungkin menciptkan situasi akrab dengan interviewer. Karena situasi yang cair akan membuat ketegangan dan tekanan dalam diri kamu terasa ringan. So, kamu akan bebas terekpose potensi dan kemampuan dalam diri secara maksimal.

Perhatikan bahasa tubuh kamu, ingat harus kongruen

Perhatikan bahasa tubuh kamu ya.

Selain bahasa secara verbal, kamu harus bisa memaksimalkan non-verbal atau bahasa tubuh. Terkadang ketika bahasa tubuh kita berbeda dengan apa yang diucapkan akan menciptakan situasi yang absurd. Misalkan sederhananya ketika mengucapkan kabar baik sembari berpangku tangan akan memunculkan reaksi berbeda dari interviewer ketimbang dengan terbuka dan senyuman.

Namun jangan juga menggunakan body language terlalu berlebihan. Gerakan lah tangan anda sebagaimana mestinya. Supaya kesan wawancara terasa hidup dan cair.

Get Ready Ahead of Time

Jangan menunda sesuatu dalam mempersiapkan wawancara. Rencanakan dari jauh apa yang akan dipakai, apa yang ingin dibawa, dan bagiamana anda akan sampai ke tempat wawancara.

Baca juga: Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris

Sehingga usaha mental yang ekstra kamu lakukan dari jauh hari untuk urusan seperti ini. Ketika mendekati hari wawancara, kamu bisa memfokuskan diri pada sesi wawancara yang akan dilakukan.

Penutup

Baiklah, untuk kali ini dicukupkan sampai di sini saja ya. Semoga bagi kamu yang hendak mengikuti sesi wawancara, artikel ini dapat membentu kamu. Jangan pernah meremehkan suatu hal, meskipun itu sebuah hal yang kecil. Persiapkan segalanya sematang mungkin, supaya waktu dan kondisinya terkontrol sesuai dengan apa yang diaharapkan.

Oh iya, jika kamu suka menulis tapi merasa membuat & mengurus blog ribet, kamu bisa langsung berkontribusi di Cerdaskan.ID! Kamu tidak perlu membuat akun, dan tulisanmupun bisa kamu kirim lewat chat atau metode lain, dimana tim kami bisa bantu melakukan editing agar asik dibaca banyak orang! Lihat bagaimana caranya.

Terima kasih.

Daftar Pustaka

Anak UI, http://www.anakui.com/tips-interview-wawancara-kerja/#.W-FbMJMzbIV

Squaline, https://squline.com/persiapan-interview/

The Balance Careers, https://www.thebalancecareers.com/top-interview-tips-2058577 Exper is Jobs, https://www.experisjobs.us/exp_us/en/career-advice/20-tips-job-interviews.htm

Arif Budiman

Penyuka langit biru di antara pepohonan yang hijau

This Post Has 3 Comments

Punya Pertanyaan atau Komentar untuk Kontributor?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu