Masih penasaran dengan FGD? Yuk Simak Contoh Kasus Focus Group Discussion dan Penyelesaiannya

Kali ini Cerdaskan.ID akan memuat artikel mengenai contoh kasus Focus Group Discussion (FGD) serta bagaimana teknik penyelesaiannya. Sebelumnya kami sudah mengupas apa itu Focus Group Discussion beserta peran moderatornya. Monggo dibaca juga artikelnya ya.

Bagi kamu yang hendak mengikuti Focus Group Discussion artikel ini bisa jadi panduan dan tempat kamu belajar mengatasinya.

Pendahuluan

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, diskusi memiliki beberapa teknik di dalamnya. Salah satunya yaitu Focus Group Discussion (FGD) dan Leaderless Group Discussion (LGD).

Suasana dalam FGD. SOurce: canstockphoto.com

Kedua teknik ini biasanya digunakan dalam penyeleksian individu. Untuk kasus FGD biasa juga digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan data penelitian kualitatif. Karena dalam FGD akan menyelesaikan sebuah masalah yang spesifik dan mewawancara kelompok.

Baca juga: Apa sih Leaderless Group Discussion atau LGD itu? Yuk Simak Juga Contoh Kasusnya.

Sedangkan untuk LGD umumnya digunakan oleh penyedia beasiswa pemerintah Indonesia dari kemenetian keuangan yaitu LPDP. Dalam LPDP salah satu tahap seleksinya yaitu harus melewati LGD. Jadi, bagi kamu yang hari ini menjadi fresh graduate mengetahui ke dua teknik diskusi ini sangat lah diperlukan. Yakin deh kamu ga bakalan nyesel tahu ke dua jenis diskusi ini. Karena ada suatu pepatah yang menyatakan:

Ilmu itu tidak berat untuk dibawa dibandingkan dengan harta

Focus Group Discussion

Sedikit bercerita tentang Focus Group Discussion, jika ditelaah secara pengertian FGD berarti proses pengumpulan informasi terarah pada suatu masalah tertentu dalam suatu kelompok diskusi. Jalannya diskusi kelompok tersebut akan dipimpin oleh narasumber atau moderator yang akan mewawancarai dan mendorong peserta untuk berbicara terbuka.

Dalam FGD pasti ada seorang moderator. Source: Transcribe.com

Karena demikian, narasumber bisa merupakan seorang peneliti yang bertugas untuk mengumpulkan data penelitiannya.

Sebelum beranjak pada contoh kasus Focus Group Discussion sama penyelesaiannya, yuk simak tips-tips yang bisa kamu lakukan:

Jadilah Diri Sendiri

Setural mungkin ya. Source: Giphy

Seperti halnya dalam tes psikologi lain, kamu hanya perlu menjadi diri sendiri tidak usah mengada-ngada. Dalam psikologi ini dinamakan sebagai Social Desirability. Bertingkahlah sesuai diri dan norma yang ada dan tidak terlalu lebai misal ingin diterima penguji atau ingin ditolak penguji. So, secara natural saja menghadapi sesi Focus Group Discussion.

Baca juga : Cara membuat lamaran kerja sampai kerja bahasa Inggris

Be Confident !

Lancar tidak jalannya FGD tergantung bagaimana kamu menyikapi sesi ini. Meskipun kamu telah mempersiapkan materi dan simulasi dari jauh hari, akan percuma jika kamu gugup dan kurang percaya diri. Karena penilai akan mengobservasi bagaimana kepribadian kamu menghadapi masalah.

Kamu juga bisa lebih inisiatif, tapi tidak terkesan caper ya guys

Jangan terlihat caper juga sih. Source: Giphy

Ketika peserta FGD memiliki inisiatif dalam sebuah sesi misalnya, kamu akan dinilai memiliki jiwa leadership. Di samping itu, ketika kamu berinisiatif berarti kamu sudah meraih nilai kepercayaan diri.

Perilakunya cukup simpel, misalnya kamu bisa mengingatkan peserta lain tentang waktu penyampaian pendapat, memberikan solusi, mempengaruhi orang lain dengan mengajak berpikir dsb.

Tulislah secara jelas dan singkat solusi dan argumen kamu.

Sampaikan lah argumen mu dengan baik. Source: gumtree.sg

Menuliskan beberapa point penting yang akan kamu sampaikan akan berguna bagi kamu. Salah satunya adalah ketika kamu lupa, catatan ini bisa kamu jadikan rujukan. Selain itu, ketika kamu telah menulis point penting, penjelasan argumen kamu tidak akan ngawur kemana-mana dan terstruktur.

Komunikasikan argumen kamu dengan baik

Setelah kamu menuliskan apa yang kamu pikirkan, saatnya kamu menyampaikannya dengan sopan dan elegan. Kemampuan komunikasi akan menuntun kamu untuk mempengaruhi orang lain, tapi bukan berarti memaksa. Sehingga kamu akan dicap sebagai pemilik nilai leadership, karena leader adalah orang yang mempengaruhi orang lain.

Baca juga: Cara membuat CV bahasa Indonesia yang menarik hati HRD.

Dengarkan dan Berempati pada orang lain

Sering kali kesalahan terjadi dalam hal yang kecil. Yup masalah mendengarkan pembicaraan orang lain. Hal tersebut memang sepele, namun akan berarti bagi mereka yang sedang mengutarakan isi pikirannya. Bukankah tidak enak juga jika saat kita bicara tapi tidak didengar orang lain?

Oh iya, jangan lupa juga catat poin penting yang disampaikan anggota lainnya ya guys, supaya kamu bisa menunjukan ketertarikan pada argumennya.

Jangan mendominasi layaknya moderator

Ingat posisi kamu ketika dalam FGD. Kamu hanya sebagai peserta dan subyek penelitian atau penyeleksian. Karenanya kamu jangan mendominasi dan mengambil alih peran moderator.

Dahulukan kepentingan kelompok

Utamakan kesepakatan bersama dalam FGD. Biasakanlah untuk mematuhi perjanjian yang telah disepakati oleh kelompok. Kamu juga harus bisa bertindak menyesuaikan apa yang disepakati kelompok, baik itu secara gamblang atau sikap.

Contoh Kasus Focus Group Discussion

Aspek yang akan dinilia loh. Source: VoiceProject.com

Dalam contoh kasus Focus Group Discussion biasanya yang akan diajukan adalah berupa tindakan yang harus dilakukan ketika dalam keadaan krisis. Di samping itu harus ditarik kesimpulan berdasarkan kesepakatan kelompok. Yuk simak contohnya di bawah ini:

Dalam suatu wilayah yang berpenduduk sekitar 2.000.000 jiwa. Di sana terdapat suatu sumber air yang sangat sedikit dan insfrastruktur masih terbatas. Akibat dari itu semua warga wilayah tersebut terpencil dari dunia luar. Karena untuk mencapai wilayah tersebut perlu satu hari satu malam menggunakan motor dari kota terdekat. Jaraknya ditaksir sejauh 400km. Ditambah pasokan air yang kurang disebabkan kemarau panjang dan berakibat pada pertanian menjadi lumpuh. Padahal wilayah tersebut merupakan potensi wisata sabana indah. Tentukan beberapa tindakan yang dapat dilakukan, tindakan tersebut berupa:

1. Membangun waduk yang merusak sebagian wilayahnya dan biaya mahal.
2. Membangun akses jalan dengan segala fasilitasnya yang dapat mengeluarkan banyak uang.
3. Membangun bandara berpotensi rusak padang sabana.
4. Mengundang investor menyulap wilayah tersebut.
5. Memasok air setiap kemarau.

Atau contoh kasus Focus Group Discussion lain :

Dalam suatu kabupaten yang jumlah penduduknya 1.000.000 jiwa, terdapat suatu sumber pembangkit listrik sebesar 5MW, pembangkit tersebut sudah tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan listrik cukup besar. Akiat kekurangan listrik ini, sebagian besar wilayah harus mengalami pemadaman bergilir padahal dalam kabupaten tersebut terdapat potens yang sangat besar yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik seperti PLTA dan PLTAngin. Berikut ini beberapa tindakan yang dapat dilakukan, tentukan skala prioritasnya:

1. Menggunakan PLTD yang berbiaya mahal.
2. Menentukan waktu-waktu khusus bagi industri mikro untuk beroperasi.
3. Meminjam dana dari bank dunia untuk membangun pembangkit baru.
4. Mengundang investro untuk mengembangkan pembangkit.
5. Menetapkan tarif lebih mahal bagi penduduk yang rumahnya mewah.
6. Membangun PLTN.
7. Memperbaiki sistem distribusi listrik yang ada.

Dari contoh kasus Focus Group Discussion di atas, pastinya tema yang diangkat sesuai dengan perusahaan atau instansi yang hendak kamu tuju. Jadi kamu harus banyak membaca literatur dan isu yang sedang ‘hot’ dialami saat ini.

Untuk menghadapi masalah di atas, kamu bisa menerapkan tips yang kami berikan. Di samping itu, sebelum masuk ke meja diskusi, kamu harus banyak research tentang perusahaan tersebut beserta masalahnya. Sedangkan ketika dalam keadaan diskusi kamu harus tetap tenang dan tidak dibuat-buat kondisi perilaku kamu.

Penutup

Well, untuk saat ini dicukupkan sampai di sini ya. Jika ada masukan silahkan komen di kolom komentar dibawah, jangan sungkan 🙂 Jika penulis mendapat ide tambahan mengenai contoh kasus Focus Group Discussion yang lainnya, segera penulis akan update kembali. Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang akan menghadapi FGD untuk tujuan apapun. Jangan lupa berlatih, berusaha, dan berdo’a. Karena terkadang ada beberapa faktor di luar kemampuan atau logika kita yang bisa mengarahkan kita pada tujuan yang hendak digapai.

Oh iya, Jika kamu suka menulis tapi merasa membuat & mengurus blog ribet, kamu bisa langsung berkontribusi di Cerdaskan.ID! Kamu tidak perlu membuat akun, dan tulisanmupun bisa kamu kirim lewat chat atau metode lain, dimana tim kami bisa bantu melakukan editing agar asik dibaca banyak orang! Lihat bagaimana caranya.

Terima kasih

Daftar Pustaka

Banner Deadly, https://bannerdeadly.wordpress.com/2016/02/20/tips-dan-contoh-untuk-tes-fgd-focus-group-discussion/.

Effraimmasarrang, https://efraimmasarrang.wordpress.com/2013/04/23/tentang-soal-test-fgd-lgd-pt-pln-persero/.

Jobgoody, https://id.jobgoody.com/article/memenangkan-focus-group-discussion/.

Pelajaran, https://www.pelajaran.id/2016/09/tips-dan-trik-menghadapi-focus-group-discussion-fgd-100-lolos.html

Redaksi - Arif Budiman

Penyuka langit biru di antara pepohonan yang hijau

Punya Pertanyaan atau Komentar untuk Kontributor?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu