Tips Belanja Online Dengan Aman

Kali ini Cerdaskan.ID akan memuat artikel mengenai tips belanja online dengan aman. Jaman sekarang siapa sih generasi zaman now yang belum pernah membeli barang secara online? Jika kamu salah satunya dan merasa belanja secara online itu menakutkan, ga secure, atau berbagai kecemasan lainnya, yuk simak artikel ini sampai habis ya!

Baca juga : Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris Mudah dan Praktis 

Pendahuluan

Maraknya perkembangan teknologi informasi dan besarnya jumlah penduduk Indonesia saat ini, membuat sektor e-commerce semakin pesat pertumbuhannya, khususnya di kota-kota besar di Indonesia. 

Hari gini belum pernah belanja online?

‎Venu Madhav, General Manager lembaga riset Kantar Worldpanel Indonesia menyatakan bahwa Indonesia menawarkan pasar e-commerce yang sangat menjanjikan. Sebab, setengah dari 250 juta populasi Indonesia merupakan masyarakat berumur di bawah 30 tahun yang sudah sangat fasih dengan dunia online.

Sejalan dengan berbagai tren yang terjadi seperti meningkatnya penetrasi smartphone, urbanisasi, dan peningkatan pendapatan yang siap dibelanjakan (disposable income) di kalangan masyarakat Indonesia, bisnis e-commerce diharapkan dapat memberikan performa yang lebih baik

Venu Madhav – GM Lembaga Riset Kantar Worldpanel Indonesia

Penjual beralih ke dunia online disebabkan ingin memperluas segmentasi pasar, seperti yang kita tau kalau toko konvensional hanya dapat menjangkau satu wilayah dengan sekat toko sejenis, maka online shop menjangkau semua tempat tanpa batas.

Untuk beberapa sisi toko offline memang belum bisa tergantikan secara total, pasalnya orang-orang masih butuh pergi ke toko untuk sekedar menggerakkan kaki dan beberapa orang juga ingin mendapatkan kepuasan tersendiri dengan melihat barang secara langsung sebelum memutuskan membeli.

Tips Membeli Barang Secara Online dengan Aman

Pastikan Aplikasi Online Yang Akan Kamu Gunakan Aman

Banyak aplikasi online yang menerapkan sistem transaksi pihak ketiga yaitu pembeli akan membayar kepada toko penjual namun uang dari pembeli akan ditahan oleh penyedia aplikasi. Setelah barang sampai ke pembeli barulah uang akan di salurkan kepada penjual. Aplikasi yang menerapkan metode ini misalnya yaitu Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Shopee.

Kamu harus melakukan riset kecil-kecilan terhadap aplikasi ini, apakah penggunanya sudah banyak dan bagaimana respon pembeli yang sudah lebih dulu mencoba bertransaksi di aplikasi tersebut.

Hal lain yang harus kamu perhatikan juga adalah langkah-langkah bertransaksi serta cara klaim garansi jika terdapat kendala dalam proses transaksi.

Pastikan Toko yang Diincar Memiliki Rating Bagus

Semakin banyak aplikasi jual beli online semakin banyak pula keuntungan-keuntungan yang ditawarkan. Tapi kita harus pintar-pintar memilih online shop mana yang aman dan terpercaya. Karena sudah banyak kasus penipuan dan toko toko bodong didalam aplikasi. Jadi kita harus liat rating dan review dari aplikasi maupun toko-toko yang ada di dalemnya ya.

Pastikan Kamu Bertransaksi Hanya Melalui Aplikasi

Banyak toko di dalam aplikasi yang menawarkan untuk lanjut transaksi tidak melalui aplikasi dengan berbagai macam alasan. Bisa dengan alasan pajak, atau potongan lainnya, serta harga yang ditawarkan lebih murah jika transfer langsung ke rekening si penjual, dll. Hati-hati gan itu 99% penipuan, jangan mau mentransfer langsung kerekening penjual karena besar kemungkinan uang anda raib dan barang yang anda inginkan tidak akan sampai ditangan anda.

Gunakanlah metode pembayaran yang disediakan oleh aplikasi demi menjamin keamanan kamu dalam bertransaksi dan lebih aman lagi jika kamu melakukan metode pembayaran secara Cash on Delivery (COD), dimana kamu membayar saat barang sudah ditangan kamu dan kamu berjumpa langsung dengan si penjual secara offline.

Foto Barang yang Diterima, Jika Perlu Video-kan Juga

Setelah proses pembelian berhasil dilakukan, anda hanya tinggal menunggu barang datang sesuai alamat yang dituliskan di aplikasi. Setelah barang sampai di tangan anda jangan lupa membuat video/foto pada saat anda membuka paket barang tersebut. Karena video/foto tersebut dapat menjadi barang bukti jika terdapat kekeliruan (barang cacat atau salah kirim) dan kamu bisa mengajukan penukaran barang/klaim garansi/retur dengan menyertakan bukti nya.

Baca juga : Bahasa Asing yang Penting Dipelajari Selain Bahasa Inggris

Berikan Rating Barang yang Sesuai 

Jangan lupa memberikan rating barang yang telah anda beli sebagai bentuk apresiasi dan bahan pertimbangan bagi orang lain yang akan membeli produk serupa. Ingat, jangan buru-buru memberikan rating ketika barang baru sampai, cek dulu kondisi barang dan pastikan kamu sudah mendapatkan barang yang sesuai dengan ekspektasimu. Jika sudah yakin barulah kamu berikan rating karena biasanya rating yang sudah diberikan tidak bisa diubah.

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat saya mengenai tips belanja online yang dapat dipraktikkan di kehidupan sehari-hari. Saran bagi pengguna situs jual beli online, jangan pernah percaya pada barang elektronik yang harganya tidak masuk akal dengan dalih barang dari Batam dan tidak terkena pajak.

Semoga berguna bagi kamu sang shop-a-holic agar lebih berhati-hati dalam bertransaksi online karena penipuan saat ini sudah marak terjadi. Be a smartbuyer!

Jika ada tips lainnya yang ingin ditambahkan, feel free to comment below~

Ohya, jika kamu suka menulis tapi merasa membuat & mengurus blog ribet, kamu bisa langsung berkontribusi di Cerdaskan.ID! Kamu tidak perlu membuat akun, dan tulisanmupun bisa kamu kirim lewat chat atau metode lain, dimana tim kami bisa bantu melakukan editing agar asik dibaca banyak orang! Lihat bagaimana caranya.

Daftar Pustaka

www.liputan6.com/bisnis/

Pengalaman pribadi penulis

Punya Pertanyaan atau Komentar untuk Kontributor?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu