Tips Jalan-Jalan Hemat dan Efisien, 2 Hari di Singapura

Kali ini Cerdaskan.ID akan memuat artikel mengenai tips jalan-jalan hemat dan efisien selama 2 hari di negara tetangga yaitu Singapura.

Sekarang Oktober udah hampir habis guys, tidak terasa akhir tahun pun segera tiba. Semua orang pasti sedang mempersiapkan rencana liburan dengan keluarga ataupun teman untuk akhir tahun nanti. Nah, jika kamu salah satu orang yang sedang mempersiapkan destinasi liburanmu dan membutuhkan informasi jalan-jalan hemat dan efisien ala Kontributor Cerdaskan, kamu bisa melanjutkan membaca artikel kami dibawah ini :

Pendahuluan

Liburan adalah hal yang sangat menyenangkan bagi setiap orang, kecuali emang orang tersebut hobi banget kerja sampai lupa memanjakan diri dengan liburan, robot kali ya! Kebanyakan orang melakukan liburan bertujuan untuk menghilangkan penat akibat padatnya aktifitas sehari-hari.

Singapore icon. Source : www.pixels.com

Menurut saya, liburan selain menghilangkan jenuh dari rutinitas, liburan juga membuat kamu bisa melihat tempat baru atau merasakan suasana baru yang juga menyegarkan pikiran kamu. Tidak jarang liburan juga membuatmu bertemu dengan orang-orang baru yang belum pernah kamu temui, jadi kamu bisa memanfaatkan momen itu untuk memiliki teman baru yang mungkin suatu ketika dapat membantumu beradaptasi dengan lingkungan baru, eits tapi jangan lupa waspada juga ya hehe.

Baca juga : 5 Bahasa Asing yang Bermanfaat Dipelajari Pelajar Selain Bahasa Inggris

Dengan liburan, kita jadi bisa menghargai diri menjadi lebih baik. Liburan bisa menjadi motivasi makin bersemangat bekerja. Sering denger pepatah work hard, play harder, right? Makin mahal biaya untuk tujuan destinasimu selanjutnya, makin usaha kamu cari duitnya hehe.

Kalau kamu masih belum yakin untuk merencanakan liburanmu, nih penulis coba kasih gambaran ya. Let say kamu liburan dengan keluarga, nah kamu harus berkomitmen dengan diri sendiri jika sudah memulai liburan, manfaatkan waktu berkualitasmu dengan orang-orang tercinta dalam hidupmu, liburan dapat menjadi ajang membangun ikatan yang lebih erat dengan mereka dan menikmati keindahan alam bersama. Believe me, kamu akan merasa lebih baik jika pergi ke suatu tempat bersama dengan orang lain jadi kamu bisa membahas keindahan yang kamu rasakan bersama.

Namun menjadi solo-traveller pun tidak berarti buruk loh, kamu malah bisa bebas kesana kemari tanpa ribet menyamakan pikiran dengan travel-partner mu. Jadi, kamu bisa menentukan liburanmu enaknya pergi sendiri atau bersama orang lain.

Dari sekian banyak tujuan liburan, kenapa Singapura?

Film Crazy Rich Asian aja menjadikan Singapura sebagai latarnya, masa kamu ga penasaran?

Buat kamu yang belum tau, secara geografis, Singapura itu sangat dekat loh dengan Indonesia. Jadi banyak orang yang ingin memulai perjalanan internasionalnya dengan mengunjungi negara tetangga, kalau ga Malaysia ya Singapura terlebih dahulu. Karena sangat dekat itulah banyak tiket penerbangan promo yang wara-wiri di timeline instagram kamu atau bisa ditemukan di website penyedia tiket pesawat. Selain itu, kamu cukup menyiapkan paspor karena untuk dapat mengunjungi negara Singapura kamu ga perlu mengurus visa.

Jadi biaya yang kamu keluarkan jika kamu sudah memiliki paspor, yaitu hanya transportasi, akomodasi, dan tentunya uang jajan. Kamu mahasiswa atau pelajar yang masih belum memiliki penghasilan? Hey, don’t you worry! Karna itulah kami disini untuk memberikan bocoran info ke kamu-kamu yang ingin menginjakkan kaki di Singapura dengan HEMAT. Wut? Iya H.E.M.A.T. Tapi pastinya tetep mengutamakan safety dan kenyamanan serta efisien ya. Gimana… Kamu jadi semakin yakin kan untuk memutuskan mengunjungi Singapura dalam waktu dekat? 🙂

Okay daripada makin membuatmu penasaran, penulis akan langsung jabarkan apa aja nih tips yang bisa kamu praktekan ketika ingin berlibur ke Singapura.

Tips Jalan-Jalan Hemat dan Efisien, 2 Hari di Singapura.

Beli Tiket Pesawat Saat Promo

Pada Maret 2018, Airasia memberikan promo “Kursi Gratis” yang bikin saya tergiur karena ada embel-embel gratisnya haha, iseng-iseng saya melihat promonya dan ternyata tidak “gratis” sama sekali. Saya sempat berpikir, mungkin kursinya sangat-sangat terbatas sampai cepat habis dalam hitungan detik. Padahal tiket yang dijual, jarak tanggal keberangkatannya sampai sembilan bulan ke depan! What?!
Setelah melakukan riset dari web AirAsia serta pengalaman orang-orang pemburu “Kursi Gratis” di internet, ternyata Kursi Gratis yang dimaksud it’s literally Kursi Gratis! Kita tetap haru bayar pajak bandaranya. Ya memang benar sih, masih bisa masuk logika dan ga bisa nyalahin gimmick iklan. Huft!

Mau berburu kursi gratis juga? Source : airasia.com

Setelah meyakinkan diri bisa dapet promo secara maksimal, akhirnya terpilih tanggal 16 Oktober dengan keberangkatan Jakarta – Singapura seharga IDR 230.000 (pajaknya bandara Soekarno Hatta) plus biaya lainnya karena saya pakai Kartu Kredit, jadi 257.000! Cukup murah bukan? Bandingkan dengan harga tiket Jakarta – Jogjakarta yang diatas 300 ribuan huft! Namun perlu diingat bahwa kita hanya memiliki bagasi 1 tas kabin/ransel dan tas kecil dengan total berat maksimal 7 KG. Ukuran maksimal 56cm x 36cm x 23cm untuk tas besar dan 40cm x 30cm x 10cm untuk tas kecil, jadi jangan lupa cek dan kemas barang bawaan seefektif mungkin ya!

Tiket Jakarta-Jogjakarta saat itu. Source: traveloka.com

Pesan Penginapan yang Efisien

Dalam memilih penginapan, pertimbangan harga dan lokasi. Karna dua hal tersebut akan menentukan seberapa efisien perjalanan kita nanti. Pilih penginapan berdasarkan pola filter. Harga terendah dan ulasan tertinggi mungkin. Jadi kita berusaha mencari penginapan terbaik di rentang harga terendah. Karena diatas langit masih ada langit jadi kita harus pastikan dapat yang terbaik di kelasnya. Saya membandingkan tiga situs pemesanan, Airbnb, Booking(dot)com, dan Traveloka. Pilihan akhirnya jatuh ke Central 65 Hostel yang berlokasi di Jalan Besar seharga IDR 147.000 per malam (karena mesen mepet jadi pilihan cuma tinggal sedikit pada rentang harga di bawah IDR 150.000). Terpesan melalui Traveloka, karena harga lebih baik dari Booking(dot)com, dan melihat reviewnya juga udah lumayan oke, yakni 7,9 di traveloka. Kekurangannya masih bisa ditoleransi dan lokasinya di daerah Bugis yang dekat dengan halte bis, masjid, dan MRT. So pastinya efisien!

Tentukan Destinasi Tujuan Selama 2 Hari

Sudah sampai di lokasi dan bingung mau ngapain? Nah untuk menghindari kejadian seperti itu kita perlu menyusun rancangan perjalanan, prinsipnya hari pertama hajar tempat terdekat sebanyak mungkin dan hari kedua tempat yang agak jauh dan khusus. Untuk mencari inspirasi kita bisa mencari di google untuk review dari blogger, atau tripadvisor. Dengan menentukan kemana kita akan pergi maka kita akan dengan mudah menyusun waktu dan jarak, yang hasilnya kita bisa menikmati tempat dengan cukup lama tanpa harus terburu-buru berjalan jauh. Ingat, harus efisien! Oh iya jangan lupa untuk menandai destinasi tujuan di google maps. Nah kalian tinggal tentukan deh, mau di listdown secara detail banget atau setengah matang dan let it flow hehe.

Terapkan Limit Harian

Apakah kamu termasuk orang yang sering overbudget saat traveling? Saya sering banget ini, dan menetapkan limit ini bisa menjadi solusi terbaik. Saya menukarkan SGD 100 dan berencana untuk menyimpan SGD 50 untuk ditukarkan ke Ringgit di Malaysia. Oleh karena itu saya menetapkan limit 50 USD untuk 2 hari 1 malam atau 25 USD untuk 1 harinya. It works guys!

Bawa Bekal Dari Rumah

Ulala, buat kamu yang menganggap Singapura itu terkenal mahal, kamu benar! Beli makanan minuman berasa banget bedanya sama di Indonesia. Saya merasa biaya hidup di Singapura lebih mahal daripada di Jepang, sekali makan kita harus menghabiskan minimal SGD 5-7 wow! (cek kurs sendiri di google ya). Untuk itu penting membawa logistik dari rumah, nope kamu ga akan terlihat menyedihkan kok, banyak yang udah menerapkan tips ini juga hehe. Nah caranya bisa dengan membawa popmie, roti sobek, atau abon yang setidaknya bisa memenuhi kehidupan selama dua hari. Bolehlah sesekali beli makan di luar terutama makanan-makanan yang unik dan khas Singapura, tapi sekali lagi ini tips hemat dan efisien menurut saya. 

Baca juga : Cara Memperpanjang Paspor 2018 di Jakarta.

Bawa Botol Kosong

Kenapa? Ulala~ karena harga air di Singapura bisa sampai 4 kali dari harga di Indonesia! Untuk itu bawa botol kosong menjadi alternatif terbaik jika ingin berhemat biaya air minum selama di Singapura, banyak tempat umum yang menyediakan air gratis (mereka menyebutnya tap water) seperti di Changi Airport misalnya atau tempat wisata yang ramai pengunjung. Jangan khawatir, airnya bersih dan memang siap minum kok!

Contoh penampakan tap water. Source : geohistory.today

Packing yang Benar

Semua orang pasti melakukan aktifitas packing sebelum berlibur, tapi yang saya maksudkan disini packing dengan benar.

Sering menyesal karena bawaan kebanyakan dan akhirnya malah ga terpakai? Saya sering banget mengalaminya. Untuk itu kita harus bisa memprioritaskan barang bawaan dengan prinsip tinggi fungsi dan hemat ruang serta beban. ngga perlu bawa koper besar-besar, biar ga cape bawa-bawa beban barang selama perjalanan.

Untuk trip 2 Hari di Singapura dan Malaysia saya hanya membawa sebuah sepatu, lima kaos & underwear, satu jaket, dua set kaos kaki, dua celana pendek santai, dua celana panjang Handuk microfiber, sampo saset empat buah @5ml, sikat gigi lipat plus pasta gigi ukuran 25G dan barang elektronik seperti powerbank, charger, handphone, earphone serta lainnya yakni, paspor, buku catatan kecil, copy dokumen pemesanan, pulpen, jas hujan plastik, serta sandal. Semuanya termasuk logistik masuk ke tas biasa berukuran 30L dan masih sisa ruang 10% lagi.

Beli Singapore Tourist Pass

Kenapa sih harus banget pakai Singapore tourist pass? Jadi gini, menurut saya (dan menurut beberapa orang juga), transportasi termurah dan efisien di Singapura itu adalah MRT, LRT, Monorel, dan bus, namun harga sekali naik sekitar 1 s/d 4 SGD! Nah dengan memakai kartu pass ini maka kita bisa naik keempat moda tranportasi secara gratis seharian, untuk harga terbagi menjadi tiga, 1 hari untuk SGD 20, 2 hari SGD 26, dan 3 hari SGD 30 (termasuk deposit SGD 10 yang bisa diambil saat proses refund). Kita bisa beli di terminal MRT saat di Changi Airport, dan untuk refundnya hanya bisa dilakukan di stasiun tertentu dengan jadwal operasional kantor yang berbeda, untuk info lebih lanjut bisa dicek melalui link ini.  

Ini dia si magic Singapore tourist pass. Source : thesingaporetouristpass.com.sg

Jangan Malas Jalan

Kalau yang ini sih ya memang harus jadi sebuah kewajiban mendasar nih! Niat jalan-jalan harus banyak jalan-jalan hehe, pakai sepatu yang enak buat jalan, sekalipun kita naik transportasi publik selain taksi tetap akan banyak jalan buat ke stasiun atau halte dan mungkin berdiri selama di kendaraan. Dengan banyak berjalan maka kita bisa merasakan suasana lokal di daerah yang kita kunjungi, dan mungkin bisa menemukan tempat makan yang lokal banget, feels like local adalah bonus saat di perjalanan buat saya hehe.

Berkunjung ke Masjid

Jika kamu seorang muslim, berkunjunglah ke masjid! Ini yang ga saya duga selama di Singapura, masjid menjadi satu oase yang mewah untuk saya, selain fungsinya untuk mendekatkan diri kepada yang maha kuasa, dan beribadah pada waktunya, masjid bisa menjadi tempat istirahat sejenak yang nyaman karena tempat yang sejuk, tersedia toilet, serta adanya fasilitas air gratis! intinya memiliki 3 fungsi dalam perjalanan yakni, sebagai tempat ibadah, sebagai tempat istirahat sementara sebelum ke lokasi berikutnya, dan sebagai tempat wisata dengan mengunjungi setiap masjid yang berbeda saat waktu salat. Menakjubkan bukan?

Pelajari Aturan Setempat dan Terapkan

Karena nila setitik rusak susu sebelanga. Peribahasa itu harus menjadi pedoman selama kita jalan-jalan di luar negeri, pelajari setiap aturan yang penting sebelum perjalanan melalui berbagai sumber. Jangan sampai kita menyusahkan diri sendiri hanya karena membawa kebiasaan dan aturan yang mungkin di Indonesia itu normal tapi di Singapura itu tidak. Jadilah manusia yang arif dan bijak, jangan sampai kelakuan buruk kita bisa menjadi stigma yang menggeneralisasi seluruh warga Indonesia bagi orang-orang di Singapura.

Kesimpulan

Seberapa hemat sih 2 hari di Singapura?

  1. Tiket Pesawat IDR 257.000
  2. Logistik 1 roti dan 3 popmie dari Indonesia IDR 36.000
  3. Penginapan 1 malam IDR 147.000
  4. Transportasi 2 Hari SGD 18 (kurs 1SGD = 11.100 IDR)
  5. Uang jajan SGD 32
  6. Transportasi dari Singapura ke Kuala Lumpur via Bus IDR 244.100

Total IDR 1.239.100 saja!

Untuk point ke 5, saya berpikir lebih hemat dengan memakai Bus dari segi efisiensi. Selain mengurangi ongkos penginapan, bus berangkat dari Singapura tengah malam dan sampai Kuala Lumpur sebelum subuh. Bisa istirahat karena kursinya super lega.

Penutup

Mungkin itulah tips dari saya, gimana menurut kalian apakah cukup murah atau masih mahal nih? Kalau kamu punya tips liburan di Singapura dengan lebih murah lagi, silahkan komen di kolom komentar ya 🙂

So, jangan lupa liburan ya guys! Selain untuk refreshing, liburan itu juga bisa membuatmu makin bersyukur karena kebesaran Tuhan menciptakan alam semesta ini. Liburan membuatmu menjadi lebih rendah hati, karena kamu akan merasa menjadi bagian kecil dari dunia yang begitu luas dan megah ini.

Oh ya, jika kamu suka menulis tapi merasa membuat & mengurus blog ribet, kamu bisa langsung berkontribusi di Cerdaskan.ID! Kamu tidak perlu membuat akun, dan tulisanmupun bisa kamu kirim lewat chat atau metode lain, dimana tim kami bisa bantu melakukan editing agar asik dibaca banyak orang! Lihat bagaimana caranya.

Terima kasih.

Daftar Pustaka

Pengalaman pribadi penulis.

Punya Pertanyaan atau Komentar untuk Kontributor?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu