Panduan Penulisan Daftar Pustaka yang Benar dan Tepat

Kali ini Cerdaskan.ID akan memuat artikel mengenai bagaimana penulisan daftar pustaka atau bibliografi yang benar dan tepat.

Bagi kamu yang aktif dalam dunia kepenulisan dan akademik tentunya tidak akan asing dengan istilah sumber referensi dan daftar pustaka. Namun apa kamu tahu cara menyusunnya? Yuk mari lanjutkan membaca artikel tentang penulisan daftar pustaka.

Pendahuluan

Dalam penulisan ilmiah atau artikel pastinya membutuhkan refrensi ilmiah, ataupun ketika kamu menggunakan data pastinya harus mencantumkan sumber. Penulisan sumber referensi bertujuan untuk menghargai penulis sebelumnya dan kita tidak dianggap plagiat. Karena melakukan tindakan plagiat dalam dunia akademik merupakan tindakan yang tidak bermoral.

Ilustrasi referensi ilmiah
Daftar referensi ilmiah

Mungkin kamu pernah mendengar kasus di ITB 2010 silam mengenai tindakan plagiat yang kemudian diberi hukuman berat seperti tidak berlakunya ijazah dan penurunan gelar [Baca: Pernyataan Sikap ITB Terhadap Plagiarisme Mochammad Zuliansyah]. Kasus lainnya juga yaitu adanya indikasi kasus plagiarisme di UNJ. Dalam beritanya disinyalir itu terjadi karena perihal menginginkan suatu jabatan dan branding nama seseorang [Baca: Dugaan Plagiarisme di UNJ: `Pelaku Ingin Naik Pangkat dan Dipandang Tinggi`].

Kejujuran akademik harus ditanamkan di antara setiap akademisi. Wujud dari kejujurannya yaitu dengan mencantumkan setiap pencatutan data atau kata dari suatu sumber. Karenanya, bagi kamu yang seorang akademisi ketika hendak membuat suatu tulisan atau artikel yang menyadur kalimatnya dari karya orang lain, kamu harus mencantumkan sumbernya. So, melihat hal itu kamu harus banget mengetahui aturan dalam penulisan daftar pustaka atau bibliografi.

Penulisan Daftar Pustaka

Sebelum menginjak lebih jauh ibarat tak kenal maka tak sayang. Yuk kita lihat dulu daftar pustaka secara definitif.

Ilustrasi buku yang akan dijadikan referensi
Buku yang siap dibaca tuh

Daftar pustaka adalah serangkaian daftar tulisan di bagian akhir yang memuat sumber, rujukan, ataupun referensi, baik itu data dari jurnal, buku, dsb.

Source: Carabermanfaat

Sedangkan Wikipedia memberikan definisi daftar pustaka atau bibliografi sebagai berikut:

Bibliografi berasal dari bahasa yunani yaitu bibliograpia yang berarti sebagai sebuah praktik, merupakan buku studi akademis seperti fisik, benda-benda budaya, singkatnya kumpulan informasi mengenai buku.

Wikipedia

Kesimpulannya yaitu daftar buku atau karangan yang merupakan sumber rujukan dari sebuah tulisan atau karangan atau daftar tentang suatu karya.

Fungsi Daftar Pustaka

Agar lebih praktis dan lebih meyakinkan kamu berikut fungsi daftar pustaka:

  1. Untuk memberikan informasi kepada pembaca terkait bacaan lebih lanjut dari sumber lain.
  2. Menginformasikan sebuah data atau pernyataan yang disadur dari sumber lain.
  3. Melindungi dari tuduhan plagiarism atau plagiasi.
  4. Sebagai ciri karya tulis ilmiah.
  5. Meyakinkan pembaca supaya percaya tulisan kita.

Cara penulisan daftar pustaka

Gambaran bagaimana kumpulan referensi
Banyak sekali referensinya ya

Aturan dari penulisan daftar pustaka sangatlah teratur dan biasanya diatur oleh suatu bidang studi. Misalkan ketika memasuki dunia psikologi, cara penulisan artikel dan sumber ilmiah biasanya diatur oleh American Psychology Association. Berikut aturan baku secara umum dalam membuat suatu daftar pustaka yaitu:

  1. Daftar pustaka disusun menurut abjad pengarang tanpa nomor urut.
  2. Judul buku atau jurnal atau yang menaungi artikel ditulis miring.
  3. Jarak antar butir buku yaitu dua spasi.
  4. Jarak dalam butir pustaka satu spasi.

Satu Pengarang

Ikrar, Taruna, Ilmu Neurosains Modern, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Widjono Hs., Bahasa Indonesia, Jakarta: Grasindo, 2007.

Rook, George M., Paragraf Power, Commmunicationg Ideas Through Paragraph, New York: Pearson Education.

Cara penulisannya yaitu;

  1. Nama disusun dari belakang ke depan kecuali Tionghoa.
  2. Jika penulisan sumber di bawah satu badan atau organisasi, maka yang dicantumkan adalah badan tersebut.
  3. Jika tanpa pengarang maka dimulai dengan nama buku.
  4. Nama buku dicetak miring.
  5. Jika tidak ada tahun berilah tanda t.th (tanpa tahun).

Dua Pengarang

Eggen, Paul, and Don Kauchak, Educational Psychology: Windows On Classrooms, New York: Merril Pearson, 2010.

Arifin, E.Z. dan S.A. Tasai, Cermat Berbahasa Indonesia, Jakarta: Akademika Presendo, 1999.

N.B. Nama pertama tetap dibalik, namun nama kedua dan seterusnya tidak dibalik.

Tiga Pengarang dan Lebih dari Tiga

Mischel, Walter, Yuichi Shoda, and Ozlem Ayduk, Introduction to Personality: toward an integrative science of the person, New York: John Willey & Sons, Inc, 2007.

Keown, Arthur J., David F. Scott, John D. Martin, William Petty, Economical Studies, London: Pearson, 2008.

Editor dan Terjemahan

Halim, Amran (ed), Psikologi politik, Jakarta: Erlangga, 2009

Keown, Arthur J., David F. Scott, John D. Martin, William Petty, Economical Studies, Terj. Chaerul D. Djakman,  Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010.

Artikel dalam Jurnal, Majalah

Nur Hidayat, “Analisis Perbandingan Laporan Keuangan Fiskal vs Laporan Keuangan Komersial”, Jurnal Perpajakan Indonesia, 1:10, hal. 32-39 (Jakarta, Mei 2002).

Fero Nascimento K., Thiago M. M., Ana Luiza Z., and Wellingson S. P., “Neurocognitive Treatment Using Virtual Reality”, Journal of Experimental Neuroscience, 11: 1-2, 2017.

Ketentuan

  1. Penulisan penulis sama seperti sebelumnya.
  2. Judul artikel diberi tanda petik dan tidak dimiringkan.
  3. Penggunaan koma setelah tanda petik akhir judul.
  4. Judul jurnal atau majalah dimiringkan.
  5. Angka setelah judul jurnal merupakan volume jurnal.
  6. Setelahnya diikuti halaman dan tahun.

Dalam menulis referensi dari jurnal atau majalah atau ensiklopedia lainnya penting bagi kamu membedakan judul artikel dan jurnal jurnal. Untuk membedakannya kamu bisa lihat contoh di atas. Untuk judul artikel diberi tanda petik, sedangkan judul jurnal digaris miringkan.

Sumber dari internet

Kumaidi, 1988. “Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pegembangan Tesnya”, Jurnal Ilmu Pendidikan, (Online), Jilid 5. No. 4, (www.unm.ac.id diakses 22 Mei 2015).

Scientific American. 2000. “Educational Tech will be Hot”., http://civic.com

Tajuk Rencana

Tajuk Rencana, “Membangun Perangkat Lunak Demokrasi”, Kompas, 24 Septembet 2004.

Wawancara, Radio, atau TV

Natabaskara, Roni, Interview Televisi, “Pentingnya Penyuluhan untuk Membuat Masyarakat Berpikir Logis”, Rajawali Citra Televisi Indonesia, Jakarta 14 September 2012.

Skripsi, Tesis, dan Disertasi Diterbitkan

Meyer, Scott T., The element of Counseling, Disertasi State University of Michigan, 2011, Michigan: Pearson.

Huda, Karim, Faktor-faktor penurunan prestasi akademik Anak, Skripsi Universitas Indonesia, 2009, Jakarta: Gramedia.

Skripsi, Tesis, dan Disertasi Tidak Diterbitkan

Hermana Sumantri, “Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dan Beberapa Faktor Psikologi yang Mempengaruhinya”, Disertasi Universitas Negeri Malang, Malang, 2011. Mulyana Wahyu, “Pengaruh Dukungan Sosial dan Faktor Kepribadian Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa”, Skripsi Universitas Padjajaran, Bandung, 2008.

Penyusunan Bibliografi

Penyusunan bibliografi di sini berarti menyusun daftar pustaka dalam suatu artikel atau karya tulis. Dalam menuliskannya ada beberapa aturan yang harus kita ikuti di antaranya yaitu salah satunya nama harus disusun sesuai dengan urutan alpabet. Mari lihat contohnya;

Allen, Amstrong, Introduction to Cultural Language, California: Pearson Educations, 2014.

Hermana Sumantri, “Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dan Beberapa Faktor Psikologi yang Mempengaruhinya”, Disertasi Universitas Negeri Malang, Malang, 2011.

Huda, Karim, Faktor-faktor penurunan prestasi akademik Anak, Skripsi Universitas Indonesia, 2009, Jakarta: Gramedia.

Mischel, Walter, Yuichi Shoda, and Ozlem Ayduk, Introduction to Personality: toward an integrative science of the person, New York: John Willey & Sons, Inc, 2007.

Penutup

Well, untuk penulisan bibliografi atau daftar pustaka merupakan suatu hal yang penting bahkan sangat penting untuk dibuat. Bagi kamu yang berkecimpung di dunia akademik pastinya tidak akan asing dengan hal ini. Di kampus misalkan pasti ada dosen yang memberi tahu caranya. Tapi jika tidak kamu bisa jadikan ini sebagai referensi, oke?

Semoga bisa bermanfaat dan semoga kita terhindar dari perilaku plagiat. Karena sesungguhnya plagiat merupakan pencurian hak intelektual. Terima kasih.

Jika kamu suka menulis tapi merasa membuat & mengurus blog ribet, kamu bisa langsung berkontribusi di Cerdaskan.ID! Kamu tidak perlu membuat akun, dan tulisanmupun bisa kamu kirim lewat chat atau metode lain, dimana tim kami bisa bantu melakukan editing agar asik dibaca banyak orang! Lihat bagaimana caranya

Daftar Pustaka

BBC, https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41161834.

Cara Bermanfaat, https://carabermanfaat.com/cara-menulis-daftar-pustaka/.

ITB, https://www.itb.ac.id/news/read/2813/home/pernyataan-sikap-itb-terhadap-plagiarisme-mochammad-zuliansyah.

Widjono Hs., Bahasa Indonesia, Jakarta: Grasindo, 2007.

Wikipedia, https://id.wikipedia.org/wiki/Bibliografi.

Arif Budiman

Penyuka langit biru di antara pepohonan yang hijau. Temukan tulisan lainnya di https://arifkeisuke.com

Punya Pertanyaan atau Komentar untuk Kontributor?

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses