Cara Menggunakan Kartu Kredit Yang Bijak – Panduan, Tips, dan Trik

Kali ini Cerdaskan.ID akan memuat artikel yang mengupas cara menggunakan kartu kredit yang bijak serta panduan, tips dan triknya. Karena fenomena penggunaan uang plastik ini sekarang begitu pesat di berbagai kalangan masyarakat.

So, bagi kamu yang ingin menggunakan kartu kredit yang bijak dan tidak kebablasan atau merasa demikian, kamu bisa membaca artikel ini hingga tuntas ke bawah!

Pendahuluan

Kartu kredit merupakan produk kemajuan teknologi saat ini. Dulu transaksi primitif menggunakan tukar barang (barter) yang saling dibutuhkan oleh ke dua belah pihak. Kemudian muncul alat transaksi modern yaitu uang logam dan uang kertas. Namun saat ini ada yang lebih modern yaitu penggunaan uang plastik atau kartu kredit dan kartu debit.

Menggunakan kartu kredit dengan bijak biar tidak kecekik tagihan guys. Source: Pexels.com

Penggunaan kartu kredit memang akan membantu dan memudahkan kita dalam bertransaksi. Sehingga sudah bukan barang asing lagi jika seseorang memiliki 3-4 kartu kredit. Ini dikarenakan kita bisa membeli apa yang dibutuhkan tanpa kesulitan dana. Apalagi penggunaannya dirasa sangat memudahkan dalam pembayarannya setiap bulan, ini tentunya menarik untuk pengguna. Namun bagaimana dampaknya jika kartu kredit justru membuat defisit keuangan kita?

Bacajuga: Tips Mengelola Keuangan Mahasiswa Ala Cerdaskan

Tentunya itu menjadi boomerang bagi kita yang terlalu terlena dengan kemudahan yang diberikan kartu kredit dan tidak memikirkan resiko yang akan ditimbulkan. Karena cara kerja kartu kredit yaitu kita disuguhkan uang dari bank yang tentunya jika digunakan harus dibayar sesuai ketentuan yang berlaku antara nasabah dan bank.

Oleh karena itu, yuk simak dan pelajari tips menggunakan kartu kredit yang bijak ala cerdaskan sampai ke bawah!

Tips Menggunakan Kartu Kredit yang Bijak

Menanamkan sikap anti dan menghindari hutang

Kita harus mampu menahan diri untuk tidak berhutang. Source: Ghipy

Tips ini akan berjalan dengan lancar jika kita memiliki komitmen dan motivasi dalam diri yang kuat. Untuk mewujudkannya kamu harus sejak dini melatih sikap menolak atau menghindari pinjaman atau hutang. Meski merasa akan mampu membayar di kemudian hari. Awalnya ketika memakai uang pinjaman kita akan merasa tanpa beban, tapi ketika akan membayar serasa berat hati untuk melunasinya. Ini merupakan penyakit yang harus kita hindari.

Sikap dalam anti terhadap hutang akan menyelamatkanmu dalam jeratan tagihan yang mencekik. Namun ketika kamu ingin memulai berbisnis dan sudah jelas secara hitungan manusia, kamu bisa menutupinya dengan hutang tapi tentunya masih dalam batas kamu mampu membayarnya. Intinya, sebisa mungkin tanamkan untuk tidak menghutang berapapun itu.

Tetapkan target keuangan bulanan baik pengeluaran ataupun pendapatan

Mampu merencanakan uang dengan baik akan terhindar dari keterpurukan. Source: Ghipy

Sebaiknya ketika kamu sudah mampu mendapatkan penghasilan sendiri, kamu harus bisa mengaturnya sedemikian rupa. Budget bulanan tersebut harus terkontrol dan aman terkendali, sehingga tidak terjadi defisit.

Baca juga: Wawancara Kerja – 10 Hal yang Harus Dipersiapkan 

Sebagai contoh perencanaannya yaitu misal pendapatanmu Rp 8 juta per bulan. Kamu bisa menyisakan Rp. 2 juta untuk tabungan, Rp. 1 juta untuk kepentingan tak terduga, dan Rp. 5 juta bisa kamu gunakan untuk keperluan lain, termasuk untuk kartu kredit. Jangan lupa sisihkan untuk bersedekah guys.

Pahami cara kerja, syarat, dan ketentuan penerbit kartu kredit kamu

Jangan lupa ketahui cara kerja kartu kredit kamu, supaya lebih terencana. Source: Pexels.com

Memahami sebelum menggunakan merupakan prinsip yang harus selalu kamu tanamkan dalam diri. Ini akan membantu kamu dalam merencanakan setiap resiko dan keuntungan yang akan datang. Dalam kartu kredit, kamu harus paham bagaimana mereka memberikan uang, bunga tagihan, diskon, dan ketentuan tagihan lainnya.

Poin ini biasanya diabaikan jika kamu kurang teliti. Bank tentunya akan mencantumkan semua syarat dan ketentuan yang harus kamu patuhi, misalkan biaya tambahan keterlambatan, bunga, penarikan dana dsb. Jangan pernah malas memahami sesuatu sebelum datang masa menyesal dalam diri.

Rencanakan belanjaan sesuai skala prioritas kamu

Hati-hati dengan belanja barang dengan kartu kredit, nanti kebablasan. Source: Pexels.com

Merencanakan uang belanja  dan membuat skala prioritas merupakan hal wajib lain yang harus kamu kerjakan. Perencanaan uang belanja bisa menghindarkan kamu dari penggelontoran uang berlebih, terutama ketika melihat barang yang diinginkan. Memang berat biasanya menahan sesuatu yang disukai, tapi dengan perencanaan belanja akan sedikit mengingatkan kamu. Kamu juga bisa memberikan hukuman pada diri jika keluar dari perencanaan yang telah ditentukan di awal.

Perencanaan belanja bisa kamu dasarkan pada skala prioritas mu. Misalnya untuk makan dan memenuhi kebutuhan gizi yang utama, pengeluaran rutin, kemudian pengeluaran lainnya yang tak akan terduga. Oh iya, cara untuk menahan pengeluaran yaitu tidak terlalu sering melihat katalog belanja online atau jalan ke tempat perbelanjaan.

Pilih yang memiliki suku bunga terkecil

Masing-masing bank menerapkan suku bunga beragam. Tentunya bank memiliki kebijakan berbeda dalam kartu kredit. Biasanya suku bunga terdapat dalam menjerat nasabah yang telat membayar tagihan atau hutangnya, serta bagi nasabah yang menarik uang dari ATM.

Poin ini tentu harus dipertimbangkan secara serius. Jika pendapatan kamu hanya mampu mencukupi hidup sebulan, jeratan bunga akan mencekik dan menyulitkan mu untuk melunasinya. Sehingga, sebisa mungkin kamu harus memilih bunga terendah dalam mengajukan kartu kredit.

Baca juga: Tips Belanja Online Dengan Aman 

Manfaatkan diskon, namun tidak perlu berlebihan

Kartu kredit juga berfungsi sebagai pusat dari penawaran diskon. Biasanya pihak bank akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan. Misalkan perusahaan rumah makan mewah, tiket online, belanja online, cicilan 0%, ataupun belanja fashion.

Biasanya diskon ini bersifat khusus yang hanya tersedia dalam kartu kredit saja. Tapi perlu diingat, kita cenderung tertarik dan tergiur dengan diskon. Kamu harus kembali ke prinsip awal yaitu sesuai komitmen catatan perencanaan belanja. Diskon hanya untuk memangkas pengeluaran tersebut, bukan justru malah menambahkan barang belanjaan.

Tetapkan batas kredit anda di bawah 30%, atau kamu bisa mengajukan lebih tinggi

Salah satu cara untuk menjaga kartu kredit lebih sehat yaitu menjaga rasio batas limit kartu kamu di atas 30%. Dengan batas ini kamu akan diingatkan bahwa kartu kredit kamu sudah mencapai limitnya. Untuk contohnya yaitu jika dalam kartu kredit terdapat uang $1.000 kamu harus menjaga $300. Oh iya, hati-hati juga dengan transaksi pada kartu yang mendekati batas limit kartu kredit.

Selain itu, kamu juga bisa meminta ke bank untuk menaikan limitnya. Jika kita telah menjadi nasabah dalam waktu lama, mereka akan melayani permintaan kita. Tapi jika tidak, tidak salah juga untuk pindah ke bank lain yang bersedia.

Selalu bayar penuh dan tepat waktu

Ketika memasuki tenggat waktu pembayaran dan tagihan sudah datang ke rumah, segeralah memenuhi kewajibanmu sebagai nasabah. Jika kamu mencoba membayar melebihi waktu yang sudah ditentukan, kamu akan dikenakan beberapa biaya tambahan tentunya. Ditambah jika kamu membayar tagihan dengan mencicil.

Jangan pernah merasa berat untuk membayar kewajiban kamu, karena kenikmatan pinjaman sudah kamu rasakan di awal. Tinggal bagaimana kamu memegang komitmen tersebut. Sehingga itu tidak akan mengganggu keuangan kamu. Ketika sudah membayar tagihan, kamu bisa lebih mudah menyusun rencana keuangan kamu ke depannya.

Hindari menarik uang tunai dari kartu kredit

Salah satu fasilitas yang membuat hati tergoda menggunakan kartu kredit yaitu bisa menarik uang di Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine atau yang lebih dikenal dengan singkatannya yaitu ATM. Kartu kredit yang dikeluarkan Visa, Mastercard dsb memang sudah tersedia fasilitasnya. Sehingga kamu harus mampu menahan diri untuk ini. Jangan anggap uang di kartu kredit sama dengan uang dalam kartu debitmu. Itu bukan uangmu guys!

Baca juga: Persiapan Menghadapi Job Fair, Temukan Beberapa Tips Berguna Bagi Job Seekers

Bunga yang akan dikenakan atau dibebankan kepada kamu sebesar 4-5%. Tentunya ini akan menjadi beban biaya untuk kamu. Apalagi uang yang telah kamu rencanakan harus terusak oleh pembayaran kartu kredit. So, tahan diri memang sangat penting.

Jaga nafsu, keinginan dan tidak berlebihan

Hal yang paling penting yaitu ada dalam diri kita. Seberapa jauh kita mampu menjaga diri kita dari barang yang bukan skala prioritas, diskon, undangan merchant,dan barang belanjaan lainnya. Jagalah nafsu kita dan coba untuk lebih mengedepankan delay gratification atau menunda kesenangan. Berdasarkan penelitian longitudinal beberapa peneliti seperti Walter Mischel dsb pada anak yang mampu menunda kesenangan memakan masmallow, mereka cenderung sukses di masa mendatang.

Anak-anak juga mampu untuk menunda kesenangan, kenapa kita tidak? Selain itu, tidak pernah berlebihan dalam menggunakan atau memiliki sesuatu. Bukankah sesuatu yang berlebihan itu buruk? Jika kita masih memiliki barang yang sekiranya masih bisa dipakai, gunakanlah. Jangan karena gengsi ataupun trendy kita jadi hidup konsumtif. Yuk mulai menjaga diri kita dari tipu daya godaan tawaran penggunaan kartu kredit.

Penutup

Oke that’s it, untuk kali ini dicukupkan sampai di sini ya. Semoga bagi kamu baik pekerja atau siapapun yang baru menggunakan kartu kredit bisa menemukan kenyamanan siklus penggunaan kartu kredit. Ditambah artikel ini bisa menjadi panduan mengerem pembengkakan tagihan kartu kredit di bulan baru. Yuk lebih hematdan lebih rajin menabung.

Jika kamu suka menulis tapi merasa membuat & mengurus blog ribet, kamu bisa langsung berkontribusi di Cerdaskan.ID! Kamu tidak perlu membuat akun, dan tulisanmu pun bisa kamu kirim lewat chat atau metode lain, dimana tim kami bisa bantu melakukan editing agar asik dibaca banyak orang! Lihat bagaimana caranya.

Terima kasih

Daftar Pustaka

Duni karyawan, https://www.duniakaryawan.com/cara-menggunakan-kartu-kredit-dengan-bijak/

Cermati, https://www.cermati.com/artikel/10-cara-benar-menggunakan-kartu-kredit

Money Smart, https://www.moneysmart.id/bukan-sembarang-rumus-begini-cara-menggunakan-kartu-kredit-dengan-bijak-dan-tepat/

Bank Krate, https://www.bankrate.com/finance/credit-cards/credit-card-tips/

Redaksi - Arif Budiman

Penyuka langit biru di antara pepohonan yang hijau

Punya Pertanyaan atau Komentar untuk Kontributor?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu